Thursday, January 18, 2018
Home > Event > Ekspedisi kaki Gunung Arjuna, Budug Asu

Ekspedisi kaki Gunung Arjuna, Budug Asu

Budug Asu

Ekspedisi kaki gunung arjuna, budug asu  – singosari,  kab malang, jawa timur

Siang itu pukul 14.30 , waktu bumi arema kalok kata orang malang,

Kami tiba diwonosari, kami sendiri masih bingung wonosari ikut wilayah mana

Karna menurut wawancara kami dengan warga setempat buduk asu ikut wilayah singosari.

Setibanya kami diwonosari kami 3 orang laki- laki langsung menuju loket tiket ,

Harganya cukup terjangkau 10.000 per kepala dan 2.000 per 1 sepeda motor.

Seharusnya bisa saja gratis kalok kita berpakaian layaknya warga setempat ,

tapi apa salahnya juga membayar toh kita ikut menikmati berbagai fasilitas.

Setelah kami mulai memasuki wilayah wonosari kami wara wiri menanyakan arah jalan menuju budug asu yang ternyata cukup sulit jalannya,

Kesadaran kami kesorean pun tidak menyurutkan kami untuk melangkahkan kaki ketempat yang baru baru ini sering masuk lingkar malang atau pun explore malang.

Setelah menanyakan seorang warga penjual bakso dipujasera wonosari kami diberi arahan dan digambarkan peta agar tidak salah jalan, konon katanya ada jalan larangan yang tak boleh dilewati, kami nurut- nurut saja karna mereka lebih tau daerah ini , kami disarankan segera tek tok jika tidak ingin pulang larut malam , karna belum ada pencahayaan disepanjang jalan tersebut , prediksi kami akan sampai kembali sekitar pukul 19.00 , karna menurut warga setempat perjalanan kurang lebih 2 jam.

Pukul 14.45 kami memulai perjalanan , bismillah tuah kami masing – masing

Sepanjang perjalan 1 km pertama kita akan disuguhkan dengan kebun teh yang sangat terawat, walau kadang ditengah2 kebun ada sosok dua pasang anak muda yang dimabuk cinta.

Kami berusaha jalan secepat mungkin bertemu dengan para wisatawan yang sudah turun, setiap kami bertanya mereka menjawab “masih sekitar 2 jam lagi mas”.

Kami berjalan sambil menelan ludah betapa kesoreannya kami, untung dimusim penghujan ini hari itu lagi cerah – cerahnya hehe ,

15 menit kami berjalan tiba tiba kami mendengarkan suara jeep dari arah belakang kami, dengan harapan dibarengi untuk naik kami berdoa masing masing hehe ,

Ehh alhamdulillah ya rejeki gag kemana, Tiba tiba jeep itu berhenti disebelah kami menawari kami bertiga untuk naik bareng , lumayan lah  pertama kali merasakan naik jeep dijalan yang sangat terjal, masnya katanya udah setiap hari naik turun jalan itu jadi udah kayak pakarnya lah .

Sekitar 20 menit kami berkendara kami akhirnya tiba dipos tempat jeep itu berhenti , lumayan tinggal naik sekitar 1 kilo lagi .

Ditanjakan 1 kilo terakhir ini yang paling berat medannya karna jalanannya menanjak dan ledok “berlumpur” .

Lumaayan setibanya dipuncak budug asu kami langsung menghela nafas,

Menikmati indahnya sejenak sambil melihat beberapa orang asik mengambil foto yang akhirnya kamipun tak mau kalah hehe

Kami menghabiskan waktu sekitar 30 menit menikmati puncak.

Yang gag bakal nyesel lah walau capek.

Ada beberapa spot foto yang sangat bagus.

Yang kami tak sempat abadikan karna sangking asiknya menikmati.

Sepulangnya kami turun berharap dapet tebengan.

Yah mungkin bukan rejekinya tapi ternyata dapet beberapa hikmahnya

Banyak pemandangan indah dikanan kiri selama perjalanan yang akan sangat asik kalok dilakukan dengan jalan kaki, beberapa spot foto yang sangat bagus.

Mungkin kalok kita gag jalan kaki gag akan kepikiran buat foto hehe.

Itu belum diedit aja udah gitu hehe asik banget lah ternyata sepanjang perjalanan pulang yang kami tempuh sekitar satu jam , karna jalan pulangnya mudah cuma jalan turun,

Setibanya kami pukul 17 . 10 masih jauh dari pukul 19.00. Hehe cara Tuhan memang ada aja lah jalannya. Keisengan kami berbuat dengan perjalanan yang sangat menyenangkan.

Dan kawan,

bawaku tersesat

Ke entah berantah,

tersaru antara nikmat atau lara…

– banda beira

Loc : budug asu , by ig : @andrereynaldy_